Kamis, 09 Februari 2012

MENANGISLAH

Crying Girl By Saniika (Source)

Menangislah, 

Sesungguhnya tangis bukan berarti sakit
Dan tak setiap luka, harus terasa pedih

Tangis terkadang adalah seebuah kebahagiaan
Kata lain dari senyum dan harapan

Tawa, takkan terasa indahnya bila kita tak mengenal air mata
Bahagia, takkan terasa indahnya bila kita tak mengenal apa itu duka

Menangislah, karena Tuhan masih memberimu rasa

Rabu, 08 Februari 2012

Dia adalah aku

Lupaka judulnya, gak perlu panjang lebar. saya cuma mau pamer artwork yang saya kerjain sejak sore tadi. Jujur, saya agak kesulitan saat mau membuat wajahnya. masalahnya adalah bagaimana cara mengubah wajah yang hancur itu menjadi lumayan enak dipandang, wkwkwkwkwkw


Udah deh, daripada ceramah gak jelas mending liat artworknya :


Fhoto Asli : 

Before
Versi Manga :


Hmh,,,, komen komen komen!!! wkwkwkw. Maaf kalau kurang bagus, saya juga masih terus belajar. :)

Selasa, 07 Februari 2012

RASA PRIA


“Aku bukanlah Superman, Aku juga bisa nangis, bila kekasih hatiku, pergi meninggalkan aku”

Perasaan lebih sering dikaitkan dengan wanita. Ini mungkin karena wanita cenderung lebih peka terhadap perasaan dibandingkan seorang pria. Tapi Upz, tunggu dulu!!! Jangan pernah bilang pria gak berperasaan. Karena pria sesungguhnya memiliki perasaan yang sama.
a man, a hero - Artworks By Yahya Muhaimin
Rasa marah, kesal, sedih dan sebagainya tidak hanya di miliki seorang wanita. Tuhan menganugerahi rasa yang sama bagi setiap hambanya, mau laki laki maupun perempuan.

Bedanya, pria dianugerahi kekuatan lebih untuk menyembunyikan perasaan itu. Berbeda dengan wanita yang cenderung lebih menampakkan perasaan yang sedang di rasakannya.

  
Mengapa lelaki dianugerahi keuatan itu? Ingat!! Lelaki di siapkan untuk menjadi seorang pemimpin. Ia dibebankan sebuah tanggung jawab. Untuk itu ia tidak boleh lemah. Ia harus mampu mengontrol perasaan.  Bagaimana mungkin akan menjadi pemimpin, bila mengontrol perasaan sendiri tidak mampu. 

Tak jarang pula ada pria yang meangis. termasuk saya sendiri. Namun tangis seorang pria berbeda dengan tangis wanita, tangis pria bukan sebuah ratapan. Tangis seorang pria menunjukkan bahwa pria sejatinya memiliki hati yang lembut dan penyayang. 

Yang perlu diingat bahwa keperibadian seseorang tak dapat kita nilai dari luarnya, ada yang tersembunyi di dalam. Kita tak dapat memvonis seorang begini dan begitu, sebelum kita benar benar yakin dan tahu apa yang ada di dalam hatinya.

ASMARA NUSANTARA

Kali ini saya sedikit menganalisis sebuah lagu, judulnya amsara nusantara. Lagunya Budi Doremi. Berikut ini lirik lagunya :

Waktu itu kamu pakai baju merah
Yang ku tahu aku pakai baju putih
Kita menyusuri kota
Dan cinta kita seperti Indonesia
Walau kini kau ada di Wakatobi
Yang jelas-jelas aku di Raja Ampat
Luasnya lautan memisahkan kita
Oh indahnya bercinta di nusantara
Free Download Asmara Nusantara - Budi Doremi
Kita sepakat
Bila rasa yang sesungguhnya tak mudah didapat
Perlu adanya pengorbanan
Perlu adanya perjuangan, seperti pahlawan

Kita tulis cerita, yang tak kan kita lupa
Bersama dibawah langit senja
Kita nyatakan saja pada mereka lewat sebuah lagu
Asmara kau dan aku
Dibumi yang indah di khatulistiwa


Ini memang sebuah lagu cinta, tapi buat saya ini bukan lagu cinta biasa.  Ini tentang Nusantara. Tentang segala perbedaan di dalamnya yang menyatu erat atas nama cinta.

Kawah putih - di Indonesia ada Cinta (Sumber)

TIPS MENGHADAPI UJIAN NASIONAL ALA MAMON

Wuih, gak sadar udah hampir setahun lalu saya melwati fase yang disebut Ujian Nasional. Masih kebayang saat bareng ama teman teman belajar bersama ampe malam, saat saat yang indah dan menakjubkan.
Saat belajar , coba cek, ada yang aneh dari gambar ini

Nah, di posting ini saya ingin berbagi tips dan trik menghadapi Ujian Nasional buat adik-adik yang lagi deg degan menanti kedatangannya.

1. Banyak Berlatih Soal

Memperbanyak latihan soal-soal membuat kita terbiasa dengan berbagai jenis soal. Carilah soal-soal UN tahun tahun sebelumnya, atau belilah buku Latihan Ujian Nasional yang banyak dijual di pasaran.  Untuk buku buku UN, biasanya disertai kunci jawaban, usahakan jangan melihat kunci jawaban sebelum mengerjakan semua soal.

2. Belajar Kelompok

Biasanya kalau kita belajar sendiri, kita cenderung cepat bosan. Saat pikiran kita buntu untuk mengerjakan sebuah soal, biasanya kita langsung menyerah. Nah, kalau kita belajar dengan berkelompok kita menjadi punya objek bertanya.

3. Jangan terlalu serius

Belajar terlalu serius memberi efek stres pada otak, akibatnya belajar menjadi tidak optimal. Biasakan untuk istirahat sejenak setiap setengah jam sekali., Biarkan otak Rileks.


4. Refreshing

Belajar jangan terlalu diporsir, sediakan waktu untuk refreshing. minimal hari mingguu, jadikan hari minggu sebagai hari yang benar-benar kosong untuk kamu sedikit santai. Itung-itung Charge kembali energi buat enam hari ke depan.

5. Olahraga

Ini sangat penting. sberepa matangpun persiapan kamu buat UN kalau kondisi badan kamu tidak fit, maka hasilnya akan tidak baik. Usahakan menyempatkan diri untuk olahraga setiap pagi hari. kondisi badan yang sehat juga memuudahkabn kita dalam belajar.

6. Janga terpaku pada satu Materi

Sata kita benar benar tidak mampu memahami suatu materi, maka jangan terlalu terpaku padanya. Lanjutkan ke materi selanjutnya. Terpaku apda satu materi akan memakan cukup banyak waktu kita. Pelajari kembali materi tersebut jika materi lain telah dikuasai.

7. Ibadah

Perbanyak ibadah. Ibadah membuat kita merasa tenteram. Otak yang siap, tubuh yang fit, tidak akan memberi dampak yang baik jika saat ujian hati kita tidak tenang.


Gimana paramamon? semoga bermanfaat ya!!! oh ya, jangan sekali sekali buat search di goole keywords "free download bocoran soal Ujiam Nasioanal (UN) 2011/2012", karena sangat mustahil ada bocoran di sana. Lebih baik belajar, dan siapkan dirimu. percayalah, Tuhan bersama orang-orang yang jujur

Senin, 06 Februari 2012

DI SANA SAYA BELAJAR

Ini tentang rumah. Ini tentang sebuah kepulangan. Ini tentang menemukan kebahagiaan.

Lima hari yang lalu, tepatnya tanggal 1 sampai 5 februari 2012. saya mengikuti kegiatan PKM dari Organisasi Kampus.  Di sini saya tidak akan bercerita tentang apa yang saya lakukan di sana, tapi apa yang saya dapatkan setelah saya pulang.

PKM dilaksanakan di kota Mempawah,  70 km dari kota Pontianak. Selama di sana kami tinggal di Mess PGRI, tempatnya lumayan nyaman. hanya saja kami punya sedikit permasalahan dengan air. Air hanya mengalir dari pukul 05.00 - 17.00 dan tidak mengalir ke kamar mandi yang ada di kamar. Upz!!! Bukan mengeluh lho, ini belum selesai.
Mess PGRI Mempawah - Rumah kebahagiaan

Kurangnya air membuat kami kesulitan untuk urusan mandi, untuk peserta laki laki yang hanya berjumlah 6 orang kesulitan tidak begitu terasa, tapi untuk 23 orang peserta cewek, ini benar benar membuat mnereka harus rela mandi bergilir. artinya bagi yang pagi udah mandi, sorenya mereka tidak mandi. dan begitu sebaliknya.

KEKATA


lima hari tidak bloging membuat saya kangen buat posting. Sejak tadi malam pengen posting tapi ide gak juga muncul. Nah!!! pagi ini saya hanya ingin share puisi puisi lama saya. mudah mudahan ada yang minat baca. heheheh.


SEPERTI

Seperti busa
Seperti sabu
Seperti busi
Seperti bisu
Seperti, seperti aku mencintaimu
16 Mei 2010 / 23:20


PUTUS

Putus berarti lepas
Putus berarti pisah
Putus berarti henti
Putus berarti pergi
            Memutuskan berarti menentukan
Haruskah kita lepas ?
Haruskah kita pisah ?
Haruskah kita henti ?
Haruskah aku pergi ?
16 Mei 2010/23:30

TAK SETIAP

Tak setiap lapar adalah makan
Tak setiap haus adalah minum
Tak setiap kantuk adalah tidur
Tak setiap rindu adalah temu
Acap menahan membuat tahan
16 Mei 2010/23:45

ADA

Ada SIANG ada MALAM
Ada PUTIH ada HITAM
Ada TERANG ada KELAM
Ketika ombak menerjang dan perahu kita karam
Jangan menangis jangan kau muram
Sebab hidup masih panjang dan begitu dalam
16 Mei 2010/23:26

CURI

Suatu hari nanti
Kalau tuhan meridahi
Dan menunjukkan hatiku pada dirimu
Akan kucuri engkau dari bapak dan ibumu

16 Mei 2010 / 23:23

BERHALA

Cinta berhala
Engkau berhala
Berhala sembah
Tempat aku sering memuja