Tampilkan postingan dengan label Penggalaumon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penggalaumon. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Maret 2013

SEJARAH KANGEN


Aku ingin becerita padamu sebuah sejarah. tentang sesuatu yang disebut kangen.

Pada zaman dahulu kala ketika Adam dan Hawa dipisahkan maka saat itulah pertama kali kangen ditemukan.

Maka kangenlah yang mendorong Adam dan Hawa untuk saling menemukan, tak ada kata menyerah.

Manusia melanjutkan hidup atas dasar kangen, bayangkan Adam dan Hawa tanpa kangen. menyerah dan tak saling berjumpa

Maka kangenlah yang mendorong pertemuan, hingga mereka berjumpa di jabal rahman.

Maka berterimakasihlah kepada kangen, hinga Adam dan Hawa saling menemukan dan menurunkan kita sebagai manusia

Itulah sejarah kangen, dan malam ini aku kangen kamu. Rindu ini bersarang, kubutuh temu walau sekejap untuk senyummu yang lucu.    

Minggu, 04 November 2012

TELURMU JATUH DI MANA?

Gue galau. Bukan! bukan karena gue jomblo, kalau itumah udah terbiasa.  Gue galau bukan juga karena malam minggu, soalnya gue nulis posting ini di malam senin. Alhamdulillah tai malam gue berhasil melewati fase tersulit bagi seorang jomblo, thank you buat guling dan Hand Body Lotion. Eits! Hand Body Lotion buat nangkal nyamuk, bukan buat anu.....

Gue lagi galau karena besok itu masih UTS, dan gue lagi di fase malas kali ini. Gue berharap ada yang nulis materi UTS di TL Twitter salnya gue lebih senang baca TL daripada baca buku atau fotokopian. #MamonAnakTwitter. Jadi sebelum baca doain dulu gue semoga UTS lancar. 

Oh ya sebelum lanjut postingan ini gue mau nanya dulu? lho pernah  patah hati? pernah gak bertanya kenapa dalam cinta ada patah hati?, silahkan jawab di dalam hati. soalnya kalau o jawabnya ngomong entar dikira gila ngobrol sama laptop. ih!

Kenapa dalam cinta harus ada patah hati? karena kita memulainya dengan jatuh. Saat jatuh cinta maka hati kita menjadi rapuh. Nyadar gak sih lo, pas kita jatuh cinta hati kita semakin lemah dan rentan galau.  Itulah pertanda hati kita rapuh. Makanya ketika mengalami tekanan yang lebih keras hati kita kemudian patah. Analoginya adalah jatuh cinta itu seperti menjatuhkan sebutir telur, ada yang langsung hancur ada yang hanya retak. Sedangkan patah hati adalah seperti menginjak telur yang jatuh tadi. Mereka yang beruntung akan punya waktu jeda antara jatuh dan kemudian diinjak, sedangkan bagi yang tidak beruntung mereka akan langsung pecah, dalam cinta biasanya ini disebut penolakan.