Tampilkan postingan dengan label Al-galawi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-galawi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Juni 2013

APA KABAR, KAMU



Hai, kamu.....
Apa kabar ? sudahkah lapang hatimu untuk aku singgah
Masih seringkah kau mendendangkan lagu-lagu?
Nyanyikan untukku satu lagu saja.

Ini aku dan ia yang bernama harapan
Sering kami bersama namun tak banyak harapan yang menjadi nyata
Ini aku dan ia yang bernama harapan
Harapan itu kini kusebut sebagai kamu

Lihatlah kertasku yang usang
Penuh bekas air mata yang mengering atas luka masa lalu
Dan kau datang, sebagai tinta yang melukis sktesa-sketsa kehidupan yang baru

Telah lama lahir rasa itu,
Dan kini ia tumbuh besar bagai seorang bayi
Kini ia balita yang belajar merayap
Semoga lekas berdiri

Aku mencintaimu dengan dan tanpa balasan

Jumat, 01 Maret 2013

CINTA ITU EGOIS


Jatuh cinta egois, karena cinta harus memiliki

Cinta memang gak butuh alasan, tapi akan selalu butuh balasan.

Gue paling sering tuh denger nasihat "sabar bro,cinta itu gak harus memiliki. kalau lo sayang dia harusnya lo senang kalau dia senang". Biasanya sih kalau udah ada yang ngomong gitu gue iyain aja walaupun hati gue menolak.

Kalimat "Cinta tak harus memiliki" bagi gue hanyalah upaya menenangkan diri. karena, bila cinta memang tak harus memiliki kenapa kita harus bersedih waktu ternyata kita gak diterima sebagai orang yang dia sayangin. kenapa kita harus kecewa, kenapa kita harus marah?. Cinta itu harus memiliki, makanya ketika tak memiliki ada patah hati.

Di sisi lain gue semakin merasa bahwa cinta itu egois, kita ingin senang tapi sedih melihatnya senang. Lo semua mungkin juga pernah tuh ngalamin posisi dimana ternyata orang yang lo suka malah suka ke orang lain, orang yang lo incer sejak lama eh jadian sama orang lain. Pasti kesel banget tuh, bahkan gak jarang ada yang do'a jelek-jelek.

Cinta itu harusnya memiliki, namun saat tak memilki maka yang harus kita lakukan adalah merelakan. Cinta gak bisa dipaksain, karena menyangkut perasaan. Bila pikiran bisa dioktrin, maka tidak dengan hati.

Jumat, 08 Februari 2013

Artwork dan Menulis Perasaan

Udah lama rasanya gak bikin posting galau di sini, he ehm. Posting gambar juga udah gak pernah. Sebagai seorang blogger yang dielu-elukan masyarakat gue merasa berdosa. 

Tadi sore entah kenapa gue tiba-tiba kepikiran seseorang, lumayanlah bisa buat ide nulis. jadi gini ya kawan, galau itu gak selamanya berdampak buruk kok selama kita bisa ngendaliin perasaan. Kenyataannya, orang yang punya beban pikiran bakal lebih kretaiv ketimbang orang yang hidupnya datar aja. Jadi misalnya lo tiba-tiba galau ya ambil hikmahnya aja. Buruan tulis apa yang lo rasain, apapun itu. Kalau terlalu privat ya tulis di diary aja buat konsumsi sendiri. Biasanya sih suatu saat ketika lo butuh ide tulisan di diary bakal sangat ngebantu. Kan lo bisa saring tu mana yang boleh lu publikasikan mana yang enggak. 

Kebanyakan tulisan yang dalem itu yang ditulis berdasarkan pengalaman peribadi, karena lo gak perlu observasi, semua yang lo tulis ada di diri lo. sifatnya bukan mengarang tapi menceritakan, jadi lebih mudah buat lo nuangin ide-ide lo.

Nah kalau tulisan ini menurut lo berdasarkan pengalaman pribadi atau gue cuma ngarang? 
Kepada kamu, wanita yang punya bintang di matanya

Berbulan-bulan yang lalu, pertama kumelihat senyummu yang sederhana. tak ada lesung pipi yang manis atau kacamata yang membuatmu terlihat terpelajar. memandangmu dari kejauhan, mengagumi dalam diam.

Berlembar-lembar kertas kuhabiskan untuk melukis wajahmu yang ayu, tidak mudah ternyata karena wajahmu hanya tergambar jelas di kepalaku. kapan lagi kita berjumpa.



Inikah cinta yang katanya tak beralasan? tapi aku butuh balasan.

Memang rindu itu sederhana saja, serupa hujan yang kian deras. mana tahu kita akan berjumpa, lagi.

Aku terpenjara dalam sunyi, dalam diam, dalam bisu bak batu. yang ingin kutemukan sekarang adalah kamu.

Cinta harusnya sederhana, tapi kamu luar biasa. bisakah kita berjumpa?


Rabu, 14 November 2012

AL-GALAWI : SELAMAT ULANG TAHUN ABANG

Sumber

1. Aku dan kamu adalah benih dari induk yang sama, menjelma manusia. Kau terlahir dan aku terlahir kemudian.

2. Kita sering berkelakar dan bertengkar, kadang kau mengalah kadang kau marah-marah. kita sebut ini persaudaraan. 

3. Dan ingatlah saat air cabe membuatku lari dari rumah ke sawah, lalu aku jatuh dan lututku berdarah.

4. Kini kau dirantau, tak dapat kumemantau, inilah pengabdian yang memukau. 

5. Setahun waktu kau di sana, abdi negara didik anak bangsa. kadang ingin bertanya kapan kau pulang.

6. Di tanggal tepat di hari ini, usiamu tak lagi dini, setahun bertambah lagi. 

7. maka perpisahanlah menyadarkan arti kebersamaan. Aku tiba-tiba tersadar di ulang tahunmu yang tak ter-rayakan.

Senin, 12 November 2012

AL-GALAWI : Ayat-ayat LDR


1.1. Dan akupun akan bercerita padamu tentang rindu. Segelas kopi temaniku duduk sendiri menunggumu pulang. 

1.2 Kau mulai berbicara tentang jarak dan jarak kemudian semakin nyata. Bukan tempat, tapi hatimulah yang menjauh

1.3 Segelas kopi mulai tak pahit lalu datang sepiring pisang goreng. Aku belajar melakupakan tapi itu adalah hal yang sia-sia.

1.4 Pisang goreng lalu mulai dingin saat kau tiba-tiba bilang kau tidak lagi cinta. Sedang aku masih rindu bertemu, kau baik-baik saja disana? 


1.5 lalu kau berkata "aku lebih baik tanpamu",maka merekahlah senyum di bibirku karena tahu kau bahagia sedang hatiku bersedih penuh duka lara 

1.6 Aku masih menyimpan rindu, tapi bukan temu yang kumau. hanya ingin kamu yang dulu dan kutahu itu tak mungkin.

1.7 kopi terlanjur hambar dan pisang goreng terlanjur dingin. ya sudah kutinggalkan saja memetik rambutan di kebun belakang.