Kamis, 15 Agustus 2013

Sebuah Cursat (Cerita Singkat)

Ini malam yang dingin dengan suara jangkrik riuh di luar. Saya meletakkan buku yang kubaca di samping tempat tidur. Kupejamkan mata sejenak, siapa tahu terlelap. Ah percuma, sudah lebih dari 6 Bulan ini saya selalu tidur minimal jam 12 malam.

Banyak Hal yang terus mengganggu pikiran. Tentang masa depan yang masih samar-samar, tentang perasaan yang disimpan dan tak disampaikan.

Saya menghirup nafas panjang, aroma kulit jeruk mengisi rongga hidungku sejenak. Entahlah akhir-akhir ini saya merasa semakin tidak produktif. Saya menelantarkan banyak hal. Mau jadi apa saya ini nantinya. Entahlah, masih abu-abu.

Saya selalu berusaha menguatkan hati agar bertahan di jurusan yang salah ini. Tapi apa daya semua menjadi setengah setengah. Saya tidak menemukan diri saya yang dulu lagi.

Banyak mimpi yang saya tulis semakin terlihat mustahil. Lagi-lagi saya menahan nafas, kebetulan saya juga sedang pilek.

Akhir-akhir ini saya sering merasakan nyeri di dada kiri. Saya khawatir menderita penyakit jantung. Hendak diperiksakan, tapi saya khawatir bila itu benar. Lagi-lagi saya takut menerima kenyataan.

"Bagaimana hendak berdetak bersamamu, bila berdetak sendiri aku tak mampu. fa"

2 Komendang:

Ichsan Ramadhani BALAS MON!!! mengatakan...

umur segini memang umur dimana warna abu-abu mendominasi di hidup kita bang. do the best aja. ke suksesan bakal ngikutin.

menurut gue sih gak ada jurusan yang salah, cuman kitanya aja yg kurang siap nerima hehehe. bukan mau sok tau tapi itu juga gue rasain sih hehehe...

salam kenal yaa

kharis alimoerdhoni arief BALAS MON!!! mengatakan...

kepayang salah jurusan, tak jadi masalah. karena semua itu adalah arah pulang tuk meraih ke suksesan. Mencoba untuk sukses! Yang jelas terus pantangin masa depan dengan hati ceria dan belajar hal baru, hehehe