Rabu, 28 Agustus 2013

SEMANGAT OPTIMIS, INDONESIA MENGINSPIRASI

 
 (Tulisan ini tidak bermaksud menggurui, namun lebih kepada mengingatkan diri sendiri. Apa yang akan saya perbuat untuk bangsa? semoga nanti ketika saya membaca tulisan ini kembali saya jadi ingat bahwa saya pernah berpikir begini)
Apa yang dapat kita lakukan di tengah carut marut bangsa ini?

Bangsa kita tengah diambang kehancuran? benarkah? Tidak! Ini belum apa-apa dibanding saat bapak-bapak bangsa membangun republik ini.

Saat pertama kali berdiri, apakah kita punya sumber daya ekonomi yang baik? apakah kita punya SDM berkualitas? apakah keuangan negara membanggakan? Kita hanya punya sedikit tapi diberdayakan.

Zaman dulu tidak lebih baik dari saat ini, tapi semangat optimis bahwa bangsa akan membaik yang membuat semangat itu tidak padam.

Bayangkan bila soekarno hanya mengeluh, bung hatta hanya galau di twitter (eh belum ada twitter deng), mau jadi apa Indonesia?

Dengan segala keterbatasan mereka membagi semangat optimis, mereka meyakinkan bahwa kita bisa bangkit dan maju.

Lalu sekarang, kita terjebak dalam budaya sok kritis padahal pesimis. Berbagai ide dicetuskan namun dikritisi dengan alasan kebaikan, padahal itu adalah ekspresi ketakutan.

Kita tidakkan pernah tahu sebelum mencoba.

Bila yang lain tak bergerak, mari bergerak sendiri. Jadilah inspirasi. Dari semangat satui orang akan lahir semangat ribuan orang.

Semangat optimis, Indonesia menginspirasi.

0 Komendang: